Kaderisasi ialah sebuah proses pengenalan dan pengoptimalan potensi- potensi kader dengan menanamkan nilai-nilai tertentu, sehingga nantinya akan melahirkan kader-kader yang bermutu. Kaderisasi merupakan sebuah proses panjang yang dinamis yang artinya berbeda-beda setiap angkatan bergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi dari kader tersebut. Di Teknik Geodesi sendiri, para mahasiswa baru melewati alur kaderisasi yang terstandarisasi dan efektif untuk mencapai nilai sebagai anggota biasa. Nilai yang disampaikan lewat alur kaderisasi inilah yang berperan penting dalam penjagaan orientasi para aktivis. Jika nilai yang diberikan tersampaikan dengan baik, maka seorang mahasiswa baru akan ikut baik. Sebaliknya, manakala nilai yang diberikan tidak tersampaikan dengan baik, maka mahasiswa baru tidak akan memiliki nilai. Untuk menjamin penyampaian nilai yang akan diterima oleh mahasiswa baru dalam proses kaderisasi ini, dibutuhkan pengkader dalam hal ini pendamping/ Trainer yang dapat mendampingi dan membimbing mahasiswa baru agar lebih terarah sehingga tujuan dari kaderisasi ini dapat tercapai. Selain itu, peran dari pendamping sangat sentral dimana pendamping merupakan fasilitator yang manjadi wajah awal dan panutan bagi mahasiswa baru. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan khusus bagi pendamping yang menjadi bagian dari tahap persiapan untuk dalam membimbing Mahasiswa Baru 2020 dan 2021.
Training for Trainer telah dilaksanakan pada Tanggal 24 Juli 2021 dengan lancar dan dihadiri oleh 41 dari 42 mahasiswa Teknik Geodesi Angkatan 2019 sebagai Kakak Pendamping atau biasa disebut Kaping. Kegiatan Training for Trainer mendatangkan narasumber dari dalam yaitu Bella Riskyta Arinda dari Teknik Geodesi Angkatan 2017 sebagai Kepala Bidang PSDM HM Teknik Geodesi 2019 yang dirasa cocok dalam memberikan materi di kondisi seperti sekarang ini.
Dokumentasi Kegiatan



